Friday, May 1, 2020

Penyebab Munculnya Benjolan di Paha dan Cara Menanganinya


Pernahkah Anda mendapati tumbuhnya benjolan di sekitar paha Anda? Jika ya, kondisi ini mungkin membuat Anda takut dan khawatir bahwa benjolan tersebut menandakan adanya penyakit serius. Lantas, apa penyebab munculnya benjolan di paha? Dan adakah terapi benjolan di paha untuk mengatasi kondisi tersebut? Simak penjelasan berikut.

Munculnya benjolan di paha atau di sekitar selangkangan merupakan hal yang tidak bisa dibiarkan begitu saja. Selain dapat menimbulkan rasa sakit dan membuat pengidapnya tidak nyaman, benjolan di area selangkangan juga bisa jadi merupakan pertanda adanya suatu penyakit, hingga yang tergolong serius. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk mengetahui apa saja kemungkinan penyebab munculnya benjolan di selangkangan.

Benjolan di selangkangan juga memiliki bentuk dan ukuran yang bermacam-macam. Jumlah benjolan yang muncul pun bisa jadi lebih dari satu, dan ada yang terasa nyeri maupun tidak. Selain itu,  dari segi teksturnya pun ada yang keras dan ada juga yang lunak.

Selain itu, warna benjolan yang terdapat di selangkangan bisa sama dengan warna kulit di sekitarnya, dan juga bisa berwarna kemerahan atau keunguan. Beberapa benjolan juga bisa disertai dengan koreng dan bisa juga pecah, sehingga menyebabkan luka menganga atau terbuka.

Berikut ini adalah beberapa kondisi yang dapat menyebabkan munculnya benjolan di area paha atau selangkangan :

  • Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Pembengkakan kelenjar getah bening dalam dunia medis dikenal dengan istilah limfadenopati, yaitu merupakan penyebab munculnya benjolan di selangkangan yang paling umum ditemui. Umumnya, kondisi ini disebabkan oleh infeksi baik akibat bakteri atau virus, seperti tuberkulosis (tbc), campak, dan mononukleosis. Pembengkakan kelenjar getah bening juga dapat terjadi akibat cedera, penyakit autoimun, hingga kanker.

Selain itu, benjolan atau pembengkakan kelenjar getah bening di sekitar paha juga bisa menimbulkan gejala berupa nyeri di area selangkangan, demam, sakit tenggorokan, hingga berkeringat dingin di malam hari.

  • Kista


Kista adalah benjolanyang berupa kantong berisi cairan ataupun jaringan lainnya, dan bisa juga berisi darah atau nanah. Kista juga dapat tumbuh di bagian tubuh atau area kulit mana pun, termasuk dibagian paha atau selangkangan. Umumnya, kista bersifat jinak atau non-kanker, akan tetapi ada beberapa jenis kista yang berpotensi menjadi ganas (kanker).

Kista yang berukuran kecil biasanya tidak menimbulkan gejala apapun yang membuat pengidapnya tidak nyaman. Namun jika benjolan kista tumbuh membesar dan menekan organ atau bagian tubuh di sekitarnya, maka akan menimbulkan rasa sakit atau gejala lainnya.

  • Limfoma


Limfoma adalah istilah dari kanker kelenjar getah bening, yang terjadi ketika sel-sel pada saluran kelenjar getah bening (limfosit) tumbuh secara tak terkendali, sehingga menyebabkan tumbuhnya benjolan atau tumor yang bersifat ganas. Kondisi ini merupakan kondisi serius yang akan sangat berbahaya apabila tidak segera ditangani.

  • Abses


Abses merupakan benjolan yang didalamnya berisi nanah yang terbentuk dari sel darah putih, bakteri, dan jaringan tubuh yang sudah mati. Kondisi ini umumnya muncul akibat adanya infeksi bakteri. Selain munculnya benjolan berisi nanah, gejala yang mungkin muncul akibat abses adalah demam, serta kemerahan dan rasa panas di bagian yang terkena abses.

Bagaimana cara mengatasi benjolan di paha?

Jika Anda menemukan munculnya benjolan di paha atau selangkangan yang tidak diketahui penyebabnya, maka sebaiknya Anda  segera menemui dokter spesiallis. Hal ini bertujuan guna mengetahui penyebab pasti dari munculnya benjolan tersebut, dan tentunya untuk mendapat penanganan yang tepat. Sementara itu, pengobatannya sendiri akan disesuaikan dengan penyebabnya. Jika benjolan muncul akibat infeksi, biasanya dokter akan meresepkan obat antibiotik atau obat pereda nyeri.


Disqus Comments