Sunday, May 3, 2020

Mengenal 8 Jenis Kista dan Penyebabnya


Kista merupakan salah satu masalah kesehatan yang cenderung jarang disadari keberadaannya. Lantas, bagaimana cara mengetahui jenis kista? Simak ulasan di bawah ini.

Mungkin beberapa dari Anda masih belum mengetahui apa itu kista. Kista adalah benjolan atau kantung tertutup berisi cairan, udara, maupun jaringan semipadat yang dapat terbentuk di bagian tubuh manapun, di antaranya adalah kulit, wajah, lengan, kulit kepala, lutut, belakang lutut, hingga di organ dalam tubuh seperti ovarium (indung telur), rahim, hati, otak, dan ginjal. Dalam kebanyakan kasus, kista umumnya bersifat jinak alias non-kanker, sehingga tidak berbahaya. Meski begitu, ada beberapa jenis kista yang mungkin memiliki potensi untuk menjadi sel kanker.

Perlu Anda ketahui, bahwa ada beberapa jenis kista yang dapat terbentuk di dalam tubuh. Namun tidak seperti penyakit lainnya, kista justru seringkali tidak diketahui penyebabnya dan juga jarang menimbulkan gejala, sehingga pengidap kista jarang menyadari bahwa Ia menderita kista.

Berikut ini adalah beberapa jenis kista yang perlu Anda ketahui :

  • Kista Ovarium


Kista ovarium adalah jenis kista yang paling sering ditemukan pada wanita. Kista ovarium sendiri merupakan benjolan berisi cairan yang terbentuk pada indung telur (ovarium). Jenis kista ini sebenarnya tergolong umum terjadi pada wanita. Dalam sebagian besar kasus, kista ovarium juga tidak berbahaya (jinak) dan dapat menghilang dengan sendirinya tanpa memerlukan perawatan khusus. Kemunculan kista ovarium juga cenderung tidak menimbulkan gejala yang dapat mengganggu kenyamanan pengidapnya.

Meski begitu, kista ovarium juga dapat tumbuh dengan ukuran yang sangat besar dan bahkan juga bisa pecah. Hal ini tentunya dapat menimbulkan gejala yang serius. Gejala yang dapat timbul di antaranya adalah demam, pusing, pingsan, bernapas lebih cepat, dan nyeri di bagian panggul atau perut yang cukup parah.

  • Kista Dermoid


Kista dermoid adalah kondisi di mana munculnya benjolan abnormal di tubuh. Benjolan ini berisi bermacam-macam struktur jaringan, seperti gigi, folikel rambut, kelenjar keringat, dan jaringan saraf. Jenis kista ini dapat mucul di permukaan kulit atau organ lain yang ada di dalam tubuh, seperti rongga perut, otak, tulang belakang, rongga sinus, dalam hidung, hingga ovarium.

  • Kista Epidermoid


Kista epidermoid adalah benjolan jinak yang terbentuk di bawah kulit yang dapat tumbuh di bagian kulit manapun. Di antaranya adalah wajah, kepala, leher, panggung, bahkan alat vital sekalipun. Kista epidermoid biasanya tidak menimbulkan masalah yang serius. Namun, dalam beberapa kasus, jenis kista ini dapat mengganggu penampilan, sehingga membuat pengidapnya merasa tidak percaya diri. Selain itu, kista epidermoid juga bisa terasa nyeri, mengalami infeksi, atau pecah.

  • Kista Bartholin


Kista bartholin merupakan jenis kista yang terbentuk pada salah satu atau kedua kelenjar sisi vagina. Benjolan akibat kista ovarium muncul akibat kelenjar pelumas pada vagina (kelenjar bartholin) tersumbat. Jenis kista ini umumnya terjadi akibat adanya infeksi bakteri penyebab gonore atau klamidia. Sementara itu, gejala utama yang muncul pada kondisi ini berupa pembengkakan di area sekitar vagina yang terkadang disertai dengan rasa nyeri.

  • Kista Baker


Kista baker merupakan kondisi di mana munculnya benjolan di belakang lutut. Kondisi ini terjadi akibat adanya penumpukan cairan pelumas sendi (cairan sinovial) yang berlebih pada jaringan lutut. Selain itu, kondisi ini juga dapat dipicu oleh sejumlah masalah pada lutut, seperti peradangan sendi atau tulang rawan lutut robek.

  • Kista Payudara


Kista payudara merupakan benjolan jinak berisi cairan yang tumbuh di jaringan payudara. Jenis kista ini umumnya tidak berkembang menjadi sel kanker. Dalam beberapa kasus, kista payudara cenderung tidak membutuhkan pengobatan khusus, kecuali jika ukuran kista semakin membesar dan menimbulkan gejala yang mengganggu kenyamanan pengidapnya.

  • Kista Ginjal


Kista ginjal merupakan benjolan berbentuk bulat yang berisi cairan dan terbentuk di dalam ginjal. Jenis kista ini umumnya terjadi bersifat jinak dan tidak berkembang menjadi kanker. Kista ginjal juga seringkali tidak menyebabkan terjadinya komplikasi yang serius.

  • Kista Ganglion


Kista ganglion merupakan jenis kista yang tumbuuh di sepanjang persendian. Meski begitu, kista ganglion termasuk jenis kista yang jarang terjadi.


Disqus Comments