Tuesday, May 12, 2020

Kista saat Hamil Apakah Berbahaya? Ini Penjalasannya


Munculnya kista di masa kehamilan memang dapat membuat Ibu hamil menjadi panik dan khawatir akan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Terutama jika ini merupakan kehamilan pertama dan kista terdeteksi di trimester awal kehamilan. Lantas, apakah kista berbahaya saat hamil? Agar Anda dapat memahami lebih jauh mengenai kista saat hamil dan bagaimana dampaknya terhadap kehamilan, maka simak penjelasan di bawah ini.

Apa itu kista? Kista sendiri adalah sebuah kantong kecil atau benjolan yang di dalamnya berisi caiara, udara, dan lain-lan. Kista merupakan suatu kondisi yang dapat dialami oleh siap saja dan dapat muncul di berbagai area tubuh, termasuk kulit, tulang, kepala, kelamin, hingga organ dalam, seperti rahim dan ovarium. Selain itu, kista juga dapat terjadi pada Ibu hamil, dan jenis kista yang paling sering ditamukan pada Ibu hamil adalah kista ovarium.

Setiap wanita pasti akan merasa waswas ketika didiagnosisi menderita kista ovarium. Pasalnya, munculnya kista di dalam tubuh, termasuk di bagian ovarium dapat berkembang menjadi kanker, yang mana merupakan salah satu penyakit yang paling ditakuti dan mematikan.

Kista ovarium sendiri adalah suatu keadaan di mana ovarium atau indung telur ditumbuhi dengan sebuah kantung atau benjolan yang berisi cairan. Namun Anda tidak perlu khawatir, sebab tumor yang tumbuh akibat kista ovarium merupakan tumor jinak alias bukan kanker. Benjolan ini bisa tumbuh lebih dari satu di indung telur. Selain itu, kista ovarium juga dapat tumbuh dengan ukuran yang bermacam-macam.

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, bahwa kista merupakan penyakit jinak dan bukan penyakit ganas dan berbahaya seperti penyakit kanker. Hal yang membuat kista berkembang menjadi ganas adalah ketika kista tersebut pecah dan ukurannya sangat besar, ataupun ketika kista menghalangi suplai darah ke ovarium.

Oleh sebab itu, meski kista tidak berbahaya Anda tetap harus memantau kondisi perkembangan kista. Sebab apabila ukuran kista membesar, maka akan menimbulkan gejala-gejala yang membuat Anda nyaman.

Gejala Kista saat Hamil

Apabila kista yang tumbuh di ovarium tidak tergolong parah, maka cenderung tidak menimbulkan gejala-gejala yang khas, bahkan bisa tidak menimbulkan gejala sama sekali. Namun, apabila kista tumbuh semakin besar atau tergolong parah, maka gejala-gejala yang dapat timbul di antaranya adalah :
  • Nyeri di bagian panggul atau perut.
  • Perut bengkak atau kembung.
  • Siklus menstruasi menjadi tidak teratur.
  • Cepat merasa kenyang.
  • Buang air kecil menjadi lebih sering dari biasanya.
  • Pendarahan abnormal dari vagina.
  • Nyeri ketika melakukan hubungan intim.
  • Mual dan muntah.

Gejala-gejala di atas bisa sangat mirip dengan gejala kehamilan di luar kandungan (kehamilan ektopik). Oleh sebab itu, segera periksakan diri Anda ke dokter jika Anda merasa adanya perubahan yang tidak wajar selama masa kehamilan.

Pengaruh Kista Terhadap Kehamilan

Setalah melakukan pemeriksaan dan ternyata terdeteksi adanya kista pada Ibu hamil, biasanya dokter akan melakukan pemantauan terlebih dahulu terhadap perkembangan kista, guna menentukan tindakan yang tepat dan diperlukan untuk pengobatan. Hal ini disebabkan karena, kista saat hamil belum tentu menyebabkan masalah dalam masa kehamilan.

Pada dasarnya, jiak ukuran kista pada Ibu hamil terbilang kecil dan tidak menimbulkan gejala apapun yang mengganggu, maka umumnya dokter hanya akan menganjurkan pemeriksaan rutin dan USG ke dokter kandungan. Hal ini dilakukan guna memantau perkembangan kista pada Ibu hamil, apakah itu membesar, mengecil, atau justru menghilang secara keseluruhan.

Selain menyusut atau menghilang denga sendirinya, kista ovarium juga dapat hilang akibat pecah. Namun, pecahnya kista berukuran kecil cenderung tidak akan menunjukan adanya gejala atau tanda apapun pada Ibu hamil. Sementara itu, jika kista yang pecah berukuran besar (lebih dari 5 sentimeter), maka Ibu hamil dapat merasakan nyeri yang cukup parah.

Bahkan, dalam beberapa kasus, pecahnya kista dapat menyebabkan pendarahan di dalam perut yang dapat mengganggu kehamilan. Sedangkan, kista sendiri pada dasarnya tidak memengaruhi kehamilan maupun janin yang ada di dalam kandungan. Meski begitu, Anda tetap harus melakukan pemeriksaan secara rutin ke dokter guna memantau perkembangan kista saat hamil.

Penanganan Kista saat Hamil

Untuk pengobatan kista sendiri, akan disesuaikan dengan penyebab, ukuran, dan juga penampakan kista pada pemeriksaan USG. Sementara pada Ibu hamil, usia  juga dapat dijadikan pertimbangan. Ada dua metode penanganan kista saat hamil yang biasa di lakukan, yaitu :
  • Pemantauan secara rutin

Pemantauan secara rutin umumnya dilakukan kista yang tumbuh tidak menimbulkan gejala. Kista ini tidak memerlukan penanganan khusus dan cenderung dapat hilang dengan sendirinya seiring bertabahnya usia kehamilan. Untuk dapat memastikannya, Anda bisa menjalani pemeriksaan USG secara rutin.
  • Prosedur operasi

Apabila kista yang tumbuh berukuran besar dan berpotensi menghalangi jalannya lahir bayi pada saat persalinan, maka dokter spesialis kandungan dapat melakukan tindakan operasi pengangkatan kista. Operasi ini biasanya dilakukan ketika usia kehamilan sudah mencapai 16 atau 17 minggu. Namun, operasi ini harus dilakukan dengan sangat hati-hati, sebab berisiko menyebabkan terjadinya gangguan pada kehamilan dan janin.

Selain itu, perlu Anda ketahui bahwa kista saat hamil cenderung jinak dan akan hilang dengan sendirinya seiring dengan bertambahnya usia kehamilan. Meski begitu, Anda tetap harus melakukan pemeriksaan ke dokter secara rutin, guna memantau pertumbuhan kista, terlebih lagi jika kista mennimbulkan gejala.

Obat untuk Mencegah Kista

Selain dilakukan pemantauan secara rutin untuk melihat perkembangan kista, Anda juga dapat melakukan perawatan kista dengan memanfaatkan obat herbal. Salah satu obat herbal alami dan aman dalam mengatasi kista, teruji secara praklinis, dan terdaftar di BPOM adalah Ling Shen Yao. Selain itu, obat herbal Ling Shen Yao kini juga telah dapat label halal dari MUI.



Ling Shen Yao sendiri merupakan obat cina untuk kista tanpa efek samping yang sudah dipercaya selama 30 tahun lebih akan khasiatnya yang dapat menyembuhkan kista. Ling Shen Yao juga dibuat dengan bahan alami dan berasal dari tumbuhan yang sudah diuji pra klinis dari Perguruan Tinggi Negeri Terakreditasi. Selain itu, obat herbal ini juga berkhasiat untuk mengobati kista secara alami tanpa operasi.

Selain dikenal dapat melakukan pencegaha terhadap penyakit kista, obat herbal Ling Shen Yao juga dapat membantu meminimalisir pertumbuhan sel kanker dan dapat membantu menyembuhkan beberapa jenis penyakit yang tergolong serius, seperti diabetes, miom, endometriosis, gangguan kehamilan, dan tiroid.

Tak hanya itu, Ling Shen Yao juga dapat dijadikan sebagai terapi pendamping jika Anda harus melakukan penyembuhan secara medis, seperti kemoterapi atau radioterapi.

Selengkapnya di Obat Herbal Kista

Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai bahaya kista saat hamil, semoga apa yang kami sampaikan dapat memberikan manfaat bagi Anda semua.



Disqus Comments