Sunday, April 5, 2020

Benarkah kista ovarium dapat dideteksi lewat darah haid?


Ciri-ciri kista keluar dengan darah haid. Pada dasarnya, hampir seluruh wanita akan merasa takut ketika didiagnosisi menderita kista ovarium. Pasalnya, munculnya kista di dalam tubuh, termasuk rahim dapat berkembang menjadi kanker, yang mana merupakan penyakit yang paling ditakuti dan mematikan. Banyak juga orang awam yang mengait-ngaikan kista ovarium dengan kanker rahim atau kanker serviks.

Lantas, seperti apa penyakit kista ovarium? Kista ovarium sendiri adalah suatu keadaan di mana ovarium atau indung telur ditumbuhi dengan sebuah kantong tertutup atau benjolan yang di dalamnya berisi cairan. Benjolan yang tumbuh akibat kista merupakan jenis tumor jinak. Benjolan ini juga dapat tumbuh satu atau lebih di indung telur. Selain itu, kista ovarium juga dapat tumbuh dengan ukuran yang beragam.

Namun Anda tidak perlu khawatir, sebab kista ovarium sebenarnya bukanlah penyakit ganas dan mematikan seperti penyakit kanker. Hal yang membuat kista pada akhirnya berkembang menjadi ganas adalah ketika kista tersebut pecah dan ukurannya sangat besar, ataupun ketika kista menghalangi suplai darah ke ovarium. Kista yang ukurannya cukup besar juga dapat membuat perut Anda terlihat bengkak atau kembung.

Oleh sebab itu, meski kista tidak berbahaya Anda tetap harus memantau kondisi perkembangan kista yang muncul di ovarium. Sebab apabila ukuran kista membesar, maka akan menimbulkan gejala-gejala yang membuat penderitanya merasa terganggu tidak nyaman.

Benarkah kista ovarium dapat dideteksi lewat darah haid?

Banyak pernyataan yang menyatakan bahwa darah haidpat menunjukan beberapa jenis masalah kesehatan pada wanita.  Lantas, dapatkah kidta ovarium dideteksi merlalui darah haid?

Beberapa orang mengira bahwa gumpalan kitan yang keluar saat menstruasi merupakan gejala dari kista ovarium. Namun, sebenarnya belum dapat dipastikan bahwa gumpalan darah tersebut menunjukan kondisi medis seperti miom, kista, polip rahim, endometriosis, adenomiosis, keguguran, atau kanker serviks. Untuk memastikan hal tersebut, lebih baik Anda memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui hasil yang lebih jelas lagi.

Gejala Kista Ovarium

Kista ovarium kebanyakan tidak menunjukan gejala yang mengganggu penderitanya. Namun, jika kondisinya parah, seperti kista pecah, membesar, dan menghalangi suplai darah ke ovarium, maka akan menimbulkan gejala seperti di bawah ini :

- Buang air kecil jadi lebih sering.
- Nyeri saat buang air besar.
- Pusing.
- Badan lemas dan mudah lelah.
- Perut tampak membengkak atau kembung.
- Adanya perubahan siklus pada menstruasi.
- Gangguan terhadap sistem pencernaan.
- Nyeri saat melakukan hubungan intim.
- Nyeri di bagian panggul.

Disqus Comments