Sunday, February 9, 2020

Inilah yang Terjadi pada Penderita Kanker Tenggorokan Stadium Akhir


Kanker Tenggorokan Stadium Akhir. Tenggorokan adalah bagian tubuh yang berfungsi sebagai saluran guna mengalirkan udara dari hidung menuju paru-paru dan begitupun sebaliknya. Saluran tenggorokan terletak mulai dari belakang hidung sampai ke pita suara. Meski termasuk organ yang penting dalam menyalurkan udara, teggorokan juga merupakan bagian tubuh yang dapat terserang penyakit berbahaya, yakni kanker tenggorokan.

Kanker tenggorokan merupakan penyakit ganas yang berkembang di jaringan tenggorokan. Gejala utama dari penyakit ini adalah terjadinya sakit tenggorokan, perubahan suara (semakin serak atau berat), hingga kesulitan menelan.

Selain pada jaringan tenggorokan, kanker tenggorokan dapat berkembang dari jaringan penyusun organ-organ tersebut, seperti amndel atau pita suara. Jenis kanker ini lebih rentan terjadi pada perokok dan juga orang-orang yang kecanduan alkohol.

Penyebab utama dari kanker tenngorokan adalah adanya perubahan atau mutasi gen pada sel-sel di tenggorokan. Mutasi gen ini dapat memicu pertumbuhan sel abnormal secara tak terkendali.

Pada stadium awal, kanker tenggorokan cenderung tidak menimbulkan gejala spesifik yang mengganggu penderita. Sehingga, pada akhirnya penyakit ini sudah menginjak stadium lanjut dan semakin sulit untuk disembuhkan. Lantas, apa yang akan terjadi jika kanker tenggorokan sudah menginjak stadium akhir?

Kanker Tenggorokan Stadium 4

Kanker tenggorokan stadium akhir merupakan kondisi di mana kanker sudah memasuki stadium 4. Pada kondisi ini, kanker sudah menyebar (mestastasis) ke organ lain.

Umumnya,  pada stadium awal sel kanker masih hanya muncul dalam satu area di tenggorokan atau di satu area pita suara, dengan ukuran tumor yang masih terbilang kecil, yakni kurang dari 2 cm. 

Namun, pada stadium 4, sel kanker umumnya telah menyebar ke kelenjar getah bening di sisi leher dan beberapa area. Area tersebut antara lain adalah :
  • Jaringan terdekat, seperti leher, trakea, kerongkongan, tiroid, rahang, mulut, dan lokasi lainnya.
  • Bagian tubuh yang letaknya jauh dari tenggorokan, seperti paru-paru, hati, dan tulang.
Apabila stadium kanker sudah diketahui, maka dokter akan menentukan jenis perawatan yang tepat dan sesuai dengan keparahan perkembangan penyakit tersebut, baik itu operasi, kemoterapi, terapi radiasi, atau terapi target. Selain itu, dokter juga dapat memberikan prediksi mengenai prognosis atau harapan hidup penderita setelah divonis menderita kanker beserta stadiumnya.


Disqus Comments