Wednesday, February 5, 2020

Benarkah Miom dapat Menurunkan Daya Tahan Tubuh?


Apakah Miom Bisa Menurunkan Daya Tahan Tubuh? Miom merupakan salah satu masalah kesehatan yang kerap dialami oleh wanita. Kondisi ini terjadi ketika bagian sekitar uterus atau rahim ditumbuhi dengan sel tumor. Namun, Anda tidak perlu panik dan khawatir dulu, sebab miom merupakan tumor jinak dan tidak bersifat ganas (nonkanker).

Satu dari tiga orang wanita memiliki miom di rahim mereka. Bahkan, miom yang tumbuh di dalam rahim bisa lebih dari hanya satu buah tumor. Oleh sebab itu, penting bagi Anda sebagai wanita untuk mengetahui gejala dan penyebab miom.

Gejala Miom

Gejala miom yang muncul pada penderita akan bergantung pada ukuran, lokasi, dan banyaknya miom yang tumbuh di dalam rahim. Meski begitu, ada beberapa gejala umum yang dapat dirasakan penderita miom, seperti menstruasi yang berlebihan dan menyakitkan, rasa sakit di punggung bagian bawah atau perut, buang air kecil menjadi lebih sering, hingga rasa tidak nyaman dan sakit saat melakukan hubungan intim.

Penyebab Miom

Sebenarnya, penyebab utama dari miom sendiri masih belum diketahui secara pasti hingga saat ini. Namun, ada beberapa hal yang diduga dapat meningkatkan risiko munculnya miom di rahim. Salah satunya adalah akibat adanya peningkatan kadar hormon estrogen di dalam tubuuh, seperti pada saat terjadinya menstruasi atau kehamilan.

Selain itu, ada beberapa faktor lain, seperti obesitas, stres dan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Faktor genetuk (turunan) juga bisa menjadi salah satu faktor risiko seorang wanita menderita miom.

Sedangkan, faktor yang dapat menurunkan risiko munculnya miom adalah riwayat melahirkan. Hal ini disebabkan karena, wanita yang pernah menjalani proses persalinan cenderung memiliki risiko yang lebih rendah menderita miom.

Apakah Miom dapat Menurunkan Daya Tahan Tubuh?

Dalam kebanyakan kasus, miom tidak mempengaruhi daya tahan tubuh penderita. Akan tetapi, seperti yang telah disampaikan sebelumnya, bahwa daya tahan tubuh yang lemah juga berkontribusi dalam memicu timbulnya miom. Kondisi ini umumnya terjadi ketika wanita sedang dalam masa kehamilan. Maka dari itu, penting bagia Anda untuk menjaga daya tahan tubuh agar terhindar dari segala macam penyakit.

Pengobatan Miom

Pengobatan miom sendiri dapat dilakukan dengan menggunakan obat-obatan, seperti obat penghilang rasa nyeri, obat untuk menghambat pendarahan, atau obat-obatan yang mengandung hormon, seperti pil KB.


Selain penggunaan obat-obatan diatas, pengobatan miom juga dapat dilakukan dengan prosedur operasi. Prosedur operasi miom pun ada beberapa macam, di antaranya ada yang hanya dilakukan dengan memberi sayatan kecil, bahkan ada yang sampai membutuhkan pengangkatan rahim.

Disqus Comments