Thursday, January 2, 2020

Penyebab dan Gejala Kista Dermoid


Kista Dermoid di Kepala. Kista dermoid merupakan jenis tumor jinak yang berisi jaringan kulit, gigi, dan rambut. Jenis kista ini dapat terbentuk di bagian tubuh mana pun, akan tetapi lebih sering ditemukan di area wajah.

Kista dermoid sendiri terbentuk akibat adanya kelainan pada perkembangan janin. Maka dari itu, jenis kista ini sering kali dapat dikenali secara langsung ketika bayi dilahirkan. Selain terbentuk dipermukaan kulit, jenis kista ini juga dapat terbentuk di dalam tubuh, seperti pada tulang belakang dan rahim. Namun, kista yang terbentuk di dalam tubuh cenderung jarang disadari oleh penderitanya, hingga pada akhirnya kista menimbulkan gangguan di usia dewasa.

Umumnya, kista dermoid tumbuh secara perlahan dan tidak berpotensi menyebabkan kanker. Untuk penyembuhannya sendiri, kista ini memerlukan prosedur bedah atau operasi. Pasalnya, meskipun tidak menyebabkan masalah yang serius, kista dermoid bisa pecah dan menyebabkan infeksi bakteri.

Penyebab Kista Dermoid

Pada dasarnya, kista dermoid terbentuk akibat adanya susunan kulit yang tidak tumbuh sebagaimana mestinya, pada masa perkembangan janin. Struktur kulit yang berisi akar rambut, kelenjar minyak, dan kelenjar keringat seharusnya berada pada lapisan bagian luar kulit. Namun, pada kista dermoid, struktur tersebut malah membentuk kista di bagian dalam kulit.

Kista dermoid juga bisa mengalami pembesaran akibat kelenjar dan jaringan di dalam kista terus-menerus mengeluarkancairan.

Baca Juga : Apakah Kista Mulut Berbahaya? Ini Dia Penjelasannya

Gejala Kista Dermoid

Kista dermoid membentuk benjolan yang berisi kelenjar keringat, gigi, rambut, dan aringan lainnya yang biasa terdapat pada permukaan atau di dalam kulit. Kista ini biasanya tumbuh secara tunggal dan memiliki ukuran yang beragam, mulai dari 0,5 sampai 6 cm, dan memiliki tekstur lunak apabila disentuh.

Sebenarnya, pada sebagian besar kasus, kista dermoid tidak menimbulkan gejala atau keluhan apapun pada penderita. Namun, apabila terjadi infeksi, maka kista akan menimbulkan rasa nyeri yang cukup mengganggu. Kista dermoid yang terinfeksi akan terlihat kemerahan dan bengkak.

Sementara itu, gejala yang timbul pada kista dermoid di organ dalam  tergantung dari letak tumbuhnya benjolan kista tersebut. Apabila kista tumbuh di sekitar rahim, maka umumnya penderita akan mengalami gejala berupa nyeri panggul, terutama ketika menstruasi.

Sedangkan, apabila kista dermoid tumbuh di sekitar tulang belakang, maka penderita akan mengalai gejala berupa kesulitan menahan buang air kecil, kesemutan pada tungkai, sehingga membuat tungkai menjadi lemah dan sulit berjalan.

https://lingshenyao.id/obat-herbal-kista/
Disqus Comments