Tuesday, January 14, 2020

Bahaya Endometriosis yang Perlu Anda Ketahui


Bahaya Endometriosis. Endometriosis merupakan masalah kesehatan yang memengaruhi wanita tepat di bagian peurt bawah. Kondisi ini umumnya terjadi di saat wanita berada di usia subur atau usia reproduksi. Endometriosis terjadi akibat jaringan dalam dinding rahim tumbuh di luar rahim. Padahal, pada  kondisi normal dinding rahim hanya akan menebal saat menjelang masa ovulasi guna mempersiapkan diri agar calon janin dapat menempel dengan sempurna pada rahim ketika terjadi pembuahan. Penyeba endometriosis sendiri belum diketahui secara pasti, namun ada beberapa faktor yang memungkinkan atau memicu terjadinya endometriosis.

Pada dasarnya, jika tidak terjadi pembuahan maka endometrium yang telah menebal akan meluruh menjadi darah, sehingga terjadilah menstruasi. Namun, dalam kasus endometriosis sendiri, penebalan dinding rahim tersebut malah mengiritasi jaringan di sekitarnya dan menyebabkan terjadinya peradangan, jaringan parut, hingga munculnya kista, sehingga pada akhirnya menimbulkan berbagai macam gejala.

Selain itu, bahaya endometriosis juga biasanya akan menyebabkan rasa nyeri yang luar biasa ketika menstruasi, disertai nyeri panggul dan menstruasi yang mengalir deras. Tak hanya itu, wanita dengan endometriosis juga harus menanggung rasa sakit ketika kencing, buang air besar, dan saat berhubungan intim. Dalam kasus yang serius, kondisi ini juga dapat menghambat kehamilan, hingga menyebabkan kemandulan.


Gejala Endometriosis


Gejala utama yang dapat dirasakan penderita endometriosis adalah adanyarasa nyeri pada perut bagian bawah. Gejala ini umumnya sering muncul dan dapat bertambah parah, terutama ketika penderita sedang berada dalam masa menstruasi atau ketika melakukan hubungan seksual.
Intensitas rasa nyeri juga bervariasi, terkadang rasa nyeri menjalar mulai dari perut bagian bawah, punggung, hingga kaki. Selain itu, ada pula yang merasakan nyeri seperti kram, disertai dengan mual, muntah, atau diare.

Rasa nyeri yang dialami juga dipengaruhi oleh letak di mana jaringan endometrium tersebut tumbuh. Pasalnya, jaringan tersebut dapat tumbuh di bagian organ berkemih, sehingga dapat menimbulkan masalah ketika buang air kecil. Kondisi ini juga dapat menyebabkan masalah pada usus, sehingga menimbulkan masalah saat buang air besar. Jika jaringan yang tumbuh pada indung telur (ovarium) atau tuba falopi, maka kondisi ini juga dapat memengaruhi kesuburan wanita.

Apa Pengaruh Endometriosis terhadap Wanita?

Endometriosisi yang tergolong parah dapat memengaruhi wanita dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, bahkan juga dapat memengaruhi kualitas hidupnya. Meskipun belum bisa disembuhkan secara keseluruhan, namun ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk meringankan gejalanya. Diantaranya adalah :
  • Perhatikan makanan yang dikonsumsi, sebaiknya tidak mengonsumsi makanan yang mengandung lemak tinggi, dan juga perbanyak konsumsi sayuran hijau dan buah segar.
  • Olahraga secara teratur, pasalnya olahraga dapat membantu meringankan gejala yang dirasakan dan juga dapat mencegah risiko terjadinya endometriosis.
  • Hindari stres, sebab stres dapat membuat gejala endometriosis menjadi lebih berat.

Disqus Comments