Monday, January 6, 2020

Apakah Kista Coklat bisa Hilang Sendiri?


Apakah Kista Coklat Bisa Hilang Sendiri? Kista coklat sendiri adalah jenis kista yang bersifat jinak dan bukan merupakan penyakit ganas seperti kanker. Kista ini berisi ciran yang terbentuk di dalam ovarium. Lantas, mengapa disebut kista coklat? Hal ini disebabkan karena penampilannya yang tampak seperti cokelat leleh. Kista coklat bisa juga disebut dengan endometrioma ovarium.

Warna coklat pada kista coklat sendiri berasal dari darah menstruasi lama dan jaringan yang mengisi rongga kista tersebut. Selain itu, kista coklat juga dapat memengaruhi salah satu atau kedua indung telur. 

Umumnya, kista coklat terjadi pada 20 sampai 40 persen wanita yang menderita endometriosis. Apa itu endomatriosis? Endometriosis adalah gangguan yang terjadi pada lapisan rahim, atau yang dikenal dengan endometrium. Dalam kondisi ini, endometrium tumbuh diluar rahim dan ke ovarium, saluran tuba, dan area lain dari saluran reproduksi. Hal ini dapat menyebabkan rasa sakit yang cukup parah dan terkadang terjadi infertilitas. Maka dari itu, kondisi ini tidak bisa dibiarkan begitu saja, dan harus diatasi secepat mungkin.

Penyebab Kista Coklat

Sebenarnya, ada banyak perdebatan mengenai penyebab kista coklat terbentuk. Salah satu teori mengatakan bahwa kista coklat terbentuk akibat menstruasi retrogade, yang dipicu oleh endometriosis.
Dalam kasus kista coklat, lapisan rahim pada tubuh wanita akan melekat pada salah satu atau kedua ovarium dan tidak meluruh. Sehingga pada akhirnya akan berkembang di dala ovarium dan menyebabkan kista. Lapisan kista tersebut bertindak seperti selaput rahim, di mana akan tumbuh dan ditumpahkan sebagai respons terhadap naik turunnya hormon wanita setiap bulan.

Gejala Kista Coklat

Dalam beberapa kasus, kista coklat dapat menimbulkan gejala. Namun, dalam kasus lainnya, kista coklat justru tidak menimbulkan gejala apapun. Ukuran kista juga tidak lantas memengaruhi tingkat keparahan maupun gejala yang dirasakan. Kista sendiri dapat berukuran sekitar 2 hingga 20 cm.
Gejala yang muncul ketika seseorang mengalami kista coklat akan mirip dengan gejala pada penderita endometriosis, diantaranya adalah :
  • Rasa nyeri atau kram saat menstruasi
  • Jadwal menstruasi tidak teratur
  • Rasa sakit saat melakukan hubungan seksual
  • Rasa nyeri di panggul yang tidak ada hubungannya dengan menstruasi
  • infertilitas atau kemandulan bagi sebagian wanita


Selain itu, perlu Anda ketahui bahwa jika kista coklat pecah, maka dapat menyebabkan rasa sakit di perut yang tergolong parah dan tiba-tiba, pada sisi tubuh tempat di mana kista tersebut berada. Kondisi ini tentunya memerlukan perawatan medis yang tepat. Maka dari itu, segera cari pertolongan medis jika Anda mencurigai adanya kisrayang pecah.

Penanganan Kista Coklat

Dalam kebanyakan kasus, kista coklat tidak bisa hilang dengan sendirinya dan memerlukan perawatan khusus. Jika kista yang tumbuh masih berukuran kecil dan tidak menimbulkan gejala yang mengganggu, maka kemungkinan dokter akan menyarankan pemeriksaan secara rutin guna memantau kondisi kista. Selain iu, dokter juga akan merekkomendasikan obat untuk menghambat ovulasi, seperti pil KB.


Pil tersebut berguna untuk membantu meredakan rasa nyeri dan menghambat pertumbuhan kista, meskipun tidak dapat menyembuhkan kista secara keseluruhan.

Sementara itu, prosedur pembedahan atau operasi pengangkatan dianjurkan bagi penderita yang mengalami gejala parah dan menyakitkan, ukuran kista lebih besar dari 4 cm, terjadinya infertilitas (keandulan), dan kista yang bersifat kanker.

Disqus Comments