Tuesday, December 3, 2019

Penyebab Feses Keras yang Perlu Diketahui


Penyebab Feses Keras. Penyebab feses (tinja) keras saat buang air besar, sering kali sulit untuk diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya sulit buang air besar atau kontipasi.
Susah buang air besar akibat tinja keras dapat disebut juga dengan sembelit atau kontipasi, yaitu  suatu kondisi yang terjadi ketika frekuensi buang air besar berkurang. Sebenarnya, tidak ada patokan khusus mengenai berapa normalnya buang air besar dalam sehari maupun seminggu. Pasalnya, frekuensi buang air besar tiap individu bisa berbeda-beda. Namun, sembelit sendiri terjadi ketika frekuensi buang air besar seseorang menjadi berkurang dari biasanya akibat tinja yang mengeras dan sulit untuk dikeluarkan.
Pada dasarnya, sembelit terjadi akibat tubuh kekurangan aupan serat. Namun beberapa faktor di bawah ini dapat meningkatkan risiko terjadinya sembelit, antara lain :

  • Kebiasaan Menunda Buang Air Besar


Banyak anak-anak atau bahkan orang dewasa yang malas atau menunda-nunda pergi ke toilet untuk buang air besar ketika mulai merasa ingin buang air besar. Alasannya bisa karena malas, malu, takut, tidak memiliki privasi untuk menggunakan toilet, dan alasan-alasan lainnya. Padahal, kebiasaan menunda buang air besar ketika ada desakan untuk melakukannya, dapat menyebabkan menningkatnya risiko terjadinya kontipasi. Oleh sebab itu, apa bila Anda merasa ingin buang air besar, maka segeralah pergi ke toilet dan menuntaskannya.

  • Pengaruh Gaya Hidup


Kontipasi juga dapat disebabkan akibat gaya hidup yang tidak sehat, terutama dalam pola makan, seperti kurangnya asupan serat dan kurang mengonsumsi cairan. Selain itu, terlalu sering mengonsumsi produk olahan susu juga dapat menyebabkan kontipasi atau susah buang air besar. Selain pola makan, malas berolahraga atau kurang aktif menggerakan tubuh juga dapat meningkatkan risiko kontipasi. Maka dari itu, perbanyak konsumsi makanan yang mengandung serat seperti buah dan sayuran, serta biasakan diri untuk melakukan kegiatan olahraga secara teratur.

  • Pengaruh Obat-Obatan


Selain gaya hidup tidak sehat, susah buang air besar juga dapat dipengaruhi akibat penggunaan obat-obatan tertentu. Obat-obatan tersebut bisa berupa suplemen kalsium, suplemen zat besi, obat antidepresan, antiepilepsi, antipsikotik, obat pereda nyeri golongan narkotik (seperti morfin dan kodein), hingga obat-obatan diuretik. Selain itu, obat-obatan yang dikonsumsi untuk mengatasi gangguan pencernaan, seperti antasida dan anti diare, serta kebiasaan menggunakan obat laksatif juga dapat berpengaruh terhadap terjadinya sembelit.

  • Faktor Kehamilan


Sembelit merupakan kondisi yang kerap dialami oleh Ibu hamil, khususnya pada masa-masa awal kehamilan. Kondisi ini disebabkan karena tubuh wanita hamil memproduksi lebih banyak hormon progesteron yang dapat menyebabkan otot mengendur. Hal ini tentunya akan menyebabkan otot di usus kesulitan untuk berkontraksi, sehingga pada akhirnya Ibu hamil mengalami susah buang air besar.

Disqus Comments