Monday, December 16, 2019

Apakah Kuning Telur Berbahaya untuk Kesehatan Jantung?


Apakah Kuning Telur Berbahaya? Telur merupakan salah satu sumber pangan yang sangat mudah untuk ditemukan dan dapat diolah menjadi berbagai menu santapan yang nikmat. Namun, sangat disayangkan bahwa telur dianggap sebagai makanan pemicu kolesterol tinggi yang juga dapat memicu terjadinya penyakit jantung, terutama bagian kunig telur.

Dengan beredarnya mitos mengenai bahaya kuning telur bagi kesehatan jantung, maka orang-orang pun jadi membatasi atau bahkan menghindarinya, sehingga hanya mau mengonsumsi bagian putihnya saja. Selain itu, putih telur juga dipercaya memiliki kandungan protein dan kalium yang lebih tinggi dibandingkan kuning telur. Padahal, jika Anda tidak mengonsumsi kuning telurnya saja, justru Anda kehilangan banyak nutrisi yang terdapat pada kuning telur. Lantas, mana yang lebih sehat antara putih dan kuning telur? Simak ulasan di bawah ini.

Nutrisi pada Kuning Telur

Kuning tekur memang memiliki kandungan lemak jenuh dan kolesterol. Meskipun begitu, kuning telur juga memiliki kandungan yang kaya akan vitamin yang larut dalam lemak, seperti vitamin A, vitamin D, vitamin E, dan vitamin K. Peran lemak jenuh disini adalah untuk membantu tubuh dalam menyimpan vitamin-vitamin tersebut sehingga fungsinya dapat bertahan lama. Selain itu, mengonsumsi sebutir telur utuh tidak lantas membuat berat badan Anda naik, sehingga Anda tidak perlu khawatir.

Perlu Anda pahami bahwa kolesterol juga diprosuksi secara alami oleh organ hati, sehingga apabila tubuh Anda tidak mendapatkan asupan kolesterol yang cukup, maka tubuh Anda akan meningkatkan produksi kolesterol secara otomatis. Mengonsumsi telur utuh dapat membuat kadar kolesterol di dalam tubuh menjadi seimbang.

Baca Juga : Mitos mengenai telur asin bisa mengobati diare

Apakah Kuning Telur Berbahaya untuk Jantung?

Banyak orang yang lebih memilih mengonsumsi bagian putih telurnya saja alih-alhi mengonsumsi bagian kuningnya. Hal ini disebabkan karena kuning telur memiliki kandungan lemak jenuh yang dipercaya dapat memicu penyakit jantung. Padahal pernyataan tersebut hanyalah mitos yang tidak terbukti kebenarannya. Pasalnya, penelitian menunjukan bahwa lemak jenuh tidak memiliki kaitan langsung baik dengan penyakit jantung koroner, stroke, maupun gangguan jantung sejenis.

Putih Telur atau Kuning Telur?

Selagi pola makan dan gaya hidup Anda terjaga dengan baik, maka lebih baik mengonsumsi telur utuh agar nutrisi yang didapatkan lengkap. Akan tetapi, apabila Anda memiliki kekhawatiran terhadap kadar kolesterol dan lemak di dalam tubuh, maka sebaiknya Anda imbangi dengan perbanyak konsumsi buah dan sayuran. Selain itu, pastikan jika Anda tidak mengonsumsi lebih dari dua butir telur dalam sehari.

https://lingshenyao.id/obat-kanker-payudara/

Disqus Comments