Tuesday, October 15, 2019

Kista Ginjal : Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya


Kista ginjal merupakan masalah pada ginjal yang disebabkan oleh munculnya kantung berisi cairan, atau yang dapat disebut dengan kista, di dalam jaringan ginjal. Kondisi ini dapat terjadi pada salah satu maupun kedua ginjal. Penyebab kista ginjal sendiri masih belum diketahui secara pasti, namun kondisi ini diduga dapat dipengaruhi oleh faktor usia. Meskipun begitu, kista ginjal umumnya tidak bersifat ganas dan tidak menimbulkan gejala, sehingga tidak berbahaya. Selain itu, kista ginjal tidak sama dengan penyakit ginjal polikistik yang disebabkan oleh faktor genetik atau turunan.

Gejala Kista Ginjal

Kista ginjal sering kali tidak menimbulkan gejala-gejala tertentu, sehingga jarang diketahui keberadaannya. Namun, ketika kista ginjal tumbuh cukup besar dan menekan organ disekitarnya, maka dapat menimbulkan gejala-gejala berupa :

  • Frekuensi buang air kecil lebih banyak (beser).
  • Urin berwarna lebih gelap, bahkan mengandung darah.
  • Nyeri ulu hati.
  • Nyeri pada punggung bawah atau pinggang, yang akan semakin parah ketika kistanya pecah.
  • Demam.
  • Pembengkakan pada perut.

Penyebab Kista Ginjal

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, bahwa kista ginjal berbeda dengan penyakit ginjal polikistik yang disebabkan oleh faktor turunan. Penyebab kista ginjal justru masih belum diketahui secara pasti. Namun, kondisi ini diduga terjadi akibat lapisan permukaan ginjal yang mulai melemah dan membentuk kantong, di mana kantong tersebut kemudian terisi cairan hingga terlepas dan menjadi kista.

Selain itu, kista gunjal juga lebih banyak ditemukan pada laki-laki dibandingkan pada perempuan. Faktor usia (yakni diatas 50 tahun) dan penyakit diabetes juga menjadi faktor risiko munculnya kista ginjal.

Pengobatan Kista Ginjal

Pengobatan kista ginjal tergantung kepada tingkat keparahan kista yang terjadi. Jika ukuran kista kecil dan hanya satu, biasanya dokter tidak akan memberikan penanganan khusus, sebab kondisi ini dapat menghilang dengan sendirinya atau menetap tanpa menimbulkan masalah. Namun, jika kista ginjal menimbulkan keluhan, maka beberapa pilihan pengobatan ini dapat dilakukan :

  • Scleotherapy
Scleotherapy dilakukan saat kista ginjal menimbulkan gejala. Prosedur ini dilakukan dengan menggunakan jarum tipis panjang untuk mengeringkan cairan kista. Cairan di dalam kista akan dikeluarkan dan kemudian rongga kista akan diisi dengan alkohol guna mencegah kista terbentuk kembali.
  • Operasi
Selain scleotherapy , prosedur operasi juga dapat dilakukan jika kista ginjal berukuran besar dan menimbulkan gejala. Prosedur ini dilakukan dengan cara membbuat sayatan pada kulit untuk mengeluarkan cairan yang terdapat dalam kista. Setelah itu, dinding ginjal yang ditumbuhi kista akan dipotong atau dibakar.

Disqus Comments