Wednesday, October 2, 2019

Pterigium : Gejala, Penyebab, dan Pengobatan


Cara Mengobati Lingkaran Putih pada Mata. Surfer's eye (pterigium) merupkan penyakit mata yang ditandai dengan munculnya selaput pada bagian putih bola mata, yang bahkan bisa mencapai kornea. Kondisi ini dapat terjadi pada salah satu bagian mata atau kedua mata sekaligus. Penyakit ini diawali dengan munculnya noda kekuningan pada bagian putih mata (pinguecula). Pinguecula muncul akibat terdapat penggumpalan protein, kalsium, atau lemak di bagian dalam mata.

Pterigium bukanlah penyakit ganas seperti kanker mata dan jarang menyebabkan komplikasi yang berbahaya. Namun, jika kondisi ini terus tumbuh dan menyebar hingga menutupi kornea atau bahkan pupil mata, maka dapat menganggu penglihatan pengidapnya.

Gejala Pterigium

Pterigium umumnya ditandai dengan tumbuhnya selaput pada bagian putih (sklera) permukaan bola mata. Selaput ini biasanya tidak menimbulkan keluhan, namun tetap dapat disertai dengan gejala lain yang mengganggu, seperti :

  • Mata memerah.
  • Daerah selaput mata terasa gatal atau perih.
  • Terasa ada yang mengganjal di area mata ketika selaput pterigium sudah terlalu tebal dan lebar.
Selain itu, pterigium juga dapat menyebabkan penglihatan pengidapnya terganggu ketika pertumbuhannya sudah mencapai bagian kornea. Kondisi ini dapat membuat penglihatan menjadi ganda atau buram.

Penyebab Pterigium

Penyebab pterigium sebenarnya masih belum diketahui secara pasti. Namun, kondisi ini cenderung lebih banyak terjadi pada mereka yang sering melakukan aktivitas di luar ruangan. Selain itu, paparan sinar matahari dan mata kering akibat pasir, debu,asap, dan angin juga dapat menjadi faktor pemicu terjadinya pterigium. Pterigium juga dapat terjadi akibat munculnya pinguecula pada mata. Pasalnya, pinguecula yang tumbuh hingga mengenai kornea mata dapat berubah menjadi pterigium.

Pengobatan Pterigium

Umumnya, gangguan mata pterigium tidak membutuhkan penanganan khusus bila tidak menimbulkan keluhan selain munculnya selaput. Untuk menangani mata merah dan iritasi akibat pterigium, dapat dilakukan dengan memberikan obat tetes atau salep mata yang mengandung kortikosteroid atau obat pelumas untuk meredakan peradangan yang terjadi.

Sementara itu, prosedur operasi untuk pterigium dapat dilakukan ketika pterigium sudah tidak dapat ditangani dengan obat tetes ataupun salep mata. Selain itu, operasi juga dapat dilakukan ketika pterigium sudah menurunkan kemampuan penglihatan.

Pencegahan Pterigium

Untuk mencegah pterigium, Anda dapat melakukannya dengan cara mengenakan kacamata hitam atau topi ketika beraktivitas di luar ruangan. Hal ini bertujuan guna menghindari paparan cahaya matahari, asap, atau debu yang dapat memicu terjadinya pterigium. Selain itu, Anda juga dapat menggunakan obat tetes untuk mencegah mata kering.

Disqus Comments