Tuesday, September 10, 2019

Akibat Sering Meregangkan Sendi Leher Hingga Berbunyi


Seringkali sendi mengeluarkan bunyi ketika Anda meregangkannya, misalnya pada sendi leher yang membuat leher sering berbunyi 'krek'. Namun, banyak orang yang menjadikan kegiatan meregangkan sendi kebiasaan. Latas apakah boleh meregangkan sendi hingga berbunyi? dan apa dampaknya bagi kesehatan sendi itu sendiri?

Sendi merupakan bagian tubuh yang menyambungkan antara tulang satu dengan tulang lainnya. Sendi terbagi menjadi dua jenis, yaitu sendi mati dan sendi gerak. Sendi tubuh yang dapat bergerak lah yang dapat berbunyi, seperti sendi leher, siku, buku-buku jari, lutut, dan pergelangan kaki. Sendi manusia terdiri dari tulang rawan, yang terdiri dari tendon dan ligamen dimana tulang tersebut dilindungi oleh kapsul dan dilapisi dengan cairan yang terdiri dari oksigen, nitrogen , dan karbondioksida.

Ketika Anda meregangkan sendi dengan gerakan menghentak dan cepat, maka ruang dalam sendi akan membesar sehingga tekanan di dalam sendi akan menurun. Hal ini menyebabkan terdoronganya udara yang mengandung cairan keluar, sehingga menyebabkan pelepasan gas, yang pada akhirnya menghasilkan bunyi krekpada sendi.

Banyak orang yang percaya bahwa membunyikan sendi (seperti sendi leher) dapat mengurangi rasa pegal dan kaku pada area sendi tersebut. Sehingga tak jarang aktivitas ini menjadi kebiasaan yang dilakukan secara sengaja.

Akibat Sering Meregangkan Sendi Hingga Berbunyi

Sebenarnya, jika hal ini dilakukan sekali dua kali mungkin tidak akan memberikan dampak yang besar. Walaupun meregangkan sendi hingga berbunyi 'krek' dapat meredakan rasa pegal, namun ternyata hal itu hanya bersifat sementara. Jika hal ini menjadi kebiasaan, maka hal tersebut dapat berdampak buruk bagi kesehatan sendi. Pasalnya, tulang rawan manusia bersifat elastis dan lentur, sehingga kebiasaan membunyikan sendi berpotensi menghancurkan tulang yang berada di dalamnya.

Selain itu, pakar kebugaran juga mengatakan, kebiasaan meregangkan sendi leher hingga berbunyi dapat meningkatkan risiko stroke. Hal ini disebabkan karena, kebiasaan ini diperkirakan dapat memicu kerusakan pada arteri dan pembuluh nadi di daerah leher. Sehingga, apabila gerakan tersebut dilakukan pada leher dan menyebabkan saraf terjepit, maka hal tersebut dapat menghambat sinyal dari otak pada organ gerak di tubuh.

Cara Meredakan Pegal Tanpa Membunyikan Sendi

Para ahli menyarankan agar lebih sering bergerak dan beraktivitas fisik tiap kali Anda merasa pegal, sehingga Anda tidak perlu meregangkan sendi hingga berbunyi untuk menghilangkan pegal. Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk melakukan olahraga secara teratur untuk menjaga kesehatan tubuh, termasuk kesehatan tulang dan sendi.

Jika Anda memiliki kebiasaan membunyikan sendi yang sulit dihilangkan, maka setidaknya lakukanlah gerakan meregangkan sendi secara perlahan, dan jangan menghentaknya terlalu keras, seperti terlalu memutar atau menekuk sendi. Pasalnya, hal tersebut dapat memberikan tekanan yang lebih berat pada sendi, sehingga dapat meningkatkan risiko terjadinya radang sendi.

Disqus Comments