Sunday, August 25, 2019

Cara Menghilangkan Cegukan Berkepanjangan


Cegukan atau singultus merupakan suatu kondisi dimana seseorang mengeluarkan bunyi 'hik' tanpa sengaja. Kondisi ini dapat terjadi selama beberapa detik hingga beberapa menit (bersifat sementara) atau bisa jadi terjadi lebih dari 48 jam (berkepanjangan). Setiap orang tentunya pernah mengalami kondisi ini, termasuk bayi dan anak-anak. Dalam artikel ini, kami akan membahas cara menghilangkan cegukan, baik cegukan biasa maupun cegukan berkepanjangan.

Selain menimbulkan bunyi 'hik' yang tanpa disengaja, cegukan juga menimbulkan tekanan pada bagian dada, perut, dan tenggorokan. Normalnya, cegukan tidak disertai dengan gejala lainnya,seperti pusing, kehilangan keseimbangan, atau anggota tubuh yang terasa lemah dan kaku. Namun jika hal itu terjadi, segeralah periksakan diri Anda ke dokter.

Penyebab Cegukan

Cegukan terjadi ketika diafragma kejang, yang merupakan kondisi dimana otot memisahkan rongga dada dari rongga perut. Kejang ini menyebabkan asupan napas berhenti secara tiba-tiba di penutupan pita suara (glottis). Kondisi inilah yang membuat Anda secara tidak sengaja mengeluarkan bunyi 'hik' saat cegukan. Cegukan juga dapat terjadi karena perut menampung makanan dan minuman terlalu banyak.

Selain itu, beberapa hal ini juga dapat menyebabkan cegukan :

  • Terlalu banyak menelan udara.
  • Terlalu banyak konsumsi minuman beralkohol atau bersoda.
  • Makan terlalu cepat dan banyak.
  • Emosi yang tidak stabil (terlalu marah atau terlalu senang).
  • Stres.
  • Perubahan suhu perut secara tiba-tiba, akibat mengonsumsi makanan atau minuman yang terlalu dingin atau terlalu panas.

Cara Menghilangkan Cegukan

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, bahwa cegukan ada yang bersifat sementara  maupun berkepanjangan. Berikut ini cara menghilangkan cegukan yang bersifat sementara :
  • Minum air dingin secara perlahan dan sedikit demi sedikit.
  • Menahan napas selama beberapa saat.
  • Menggigit jeruk lemon.
  • Menelan sedikit cuka.
  • Menelan butiran gula.
  • Bernapas menggunakan kantong kertas.
  • Dengan cara menarik kaki Anda ke arah dada, kemudian bersandar ke depan sehingga dada Anda tertekan.
Berbeda dengan cegukan biasa, cegukan berkepanjangan memerlukan penganganan khusus. Penanganan ini dilakukan melalui pemberian obat baclofen, gabapentin, chlorpromazine, metroclopramide, atau scopolamine yang dapat membantu menenangkan diafragma. Apabila obat-obatan tersebut masih belum ampuh dalam menghilangkan cegukan, maka dokter akan menyuntikan obat bius secara langsung pada saraf yang mengendalikan kontraksi diafragma.


Selain itu, jika cegukan tidak dapat ditangani dengan pemberian obat, maka dokter akan memberikan rangsangan listrik pada saraf di sekitar leher. Namun, jika cegukan yang terjadi merupakan akibat dari peyakit tertentu, maka diperlukan penganganan terhadap penyakit tersebut.

Disqus Comments