Wednesday, July 24, 2019

Benarkah Makan Cilok Berlebih Bisa Picu Diabetes?


Makan Cilok Berlebih Bisa Picu Diabetes. Cilok merupakan salah satu jenis jajanan yang bisa Anda temukan dengan mudah di pinggir jalan. Makanan berbentuk bulat ini terbuat dari aci atau tepung tapioka, yang biasanya dinikmati dengan saus ataupun bumbu kacang. Terkadang cilok diberi isian berupa daging, bumbu kacang, dan sebagainya. Selain harganya yang terjangkau, jajanan yang satu ini juga memiliki rasa yang nikmat dan gurih dipadukan dengan tekstur kenyal yang menggugah selera.Namun apakah makanan ini bermanfaat untuk kesehatan, atau malah sebaliknya?

Seperti yang telah Anda ketahui, bahwa cilok terbuat dari tepung tapioka yang mengandung karbohidrat tinggi. Selain itu, komposisi protein dan lemak yang rendah membuat gizi yang terkandung pada makanan ini tidak seimbang.

Tepung tapioka atau aci itu sendiri merupakan kelompok karbohidrat sederhana, yang mana tidak memiliki kandungan serat sehingga sangat mudah diserap oleh darah. Hal ini tentunya dapat memicu peningkatan berat badan hingga penyakit diabetes.Maka dari itu, untuk menghindari keadaan-keadaan serius, seperti kelebihan berat badan (obesitas), dan diabetes. Maka dari itu, sebaiknya batasi konsumsi makanan-makanan yang terbuat dari tepung tapioka seperti cilok. Sebagai gantinya, konsumsilah makanan yang dapat menurunkan kadar gula darah agar terhindar dari diabetes.

Baca Juga : Olahraga Mudah untuk Penderita Diabetes

Berikut ini makanan yang dapat dikonsumsi untuk menurunkan gula darah :


  • Ikan yang Kaya Omega 3



Ikan merupakan salah satu makanan yang kaya akan omega 3 dan protein yang dapat membantu menurunkan kadar gula darah berlebih dalam tubuh ketika Anda mengonsumsinya. Mengonsumsi ikan juga dapat memberikan efek kenyang yang lebih lama, sehingga Anda tidak memerlukan makanan tambahan yang justru dapat menaikan gula darah Anda.

Pilihlah ikan yang rendah lemak dan tinggi akan kandungan omega 3, seperti ikan salmon, ikan tuna, ikan kembung, ikan trout (ikan yang hidup di air tawar), dan ikan halibut.


  • Alpukat



Buah alpukat memiliki kandungan lemak tak jenuh dan lemak tak jenuh tunggal, yang merupakan komponen penting untuk mengendalikan kadar gula darah. Alpukat juga dapat membantu meningkatkan kinerja hormon insulin, yang merupakan hormon untuk membantu menormalkan kadar gula darah di dalam tubuh. Dengan itu, seseorang akan merasakan kenyang yang lebih lama setelah mengonsumsi alpukat.


  • Bawang Putih



Bumbu dapur yang satu ini juga dapat membantu menurunkan kadar gula darah yang tinggi. Bawang putih juga tidak memiliki kandungan karbohidrat, sehingga sangat baik untuk mengendalikan kadar gula darah.

https://lingshenyao.id/obat-tumor-jinak/
Disqus Comments