Tuesday, July 2, 2019

Bahaya Terlalu Sering Mengonsumsi Santan


Santan adalah bahan masakan yang cukup populer dan sering digunakan di Indonesia. Santan dapat membuat suatu hidangan terasa lebih gurih dan kental, seperti opor dan rendang. Yap! Semuat  orang pastinya tidak bisa menolak kelezatan makanan-makanan tersebut. Namun perlu Anda ketahui, bahwa mengonsumsi santan secara berlebihan tidak baik untuk kesehatan. Dalam artikel ini kita akan membahas mengenai bahaya santan untuk kesehataan. Simak hingga selesai ya...!

Berikut ini beberapa dampak akibat mengonsumsi santan secara berlebihan :


  • Menyebabkan Kolesterol



Sudah bukan rahasia lagi jika santan memiliki kandungan lemak tak jenuh yang cukup tinggi. Hal ini tentunya dapat menyebabkan kadar kolesterol dalam tubuh meningkat. Jika hal ini terus dibiarkan, maka kolesterol yang menumpuk di dalam tubuh dapat menyumbat aliran darah hingga memicu penyakit jantung koroner yang membahayakan nyawa seseorang. Dalam satu cangkir santan, terdapat kandungan lemak jenuh sekitar 40 gran dalam sekali konsumsi. Maka dari itu, sebaiknya Anda tidak berlebihan dalam mengonsumsi makanan yang mengandung santan.


  • Tinggi Kalori



Makanan yang mengandung santan memanglah memiliki cita rasa yang lezat, gurih dan tentunya nikmat untuk dikonsumsi. Namun, santan memiliki kandungan kalori sebanyak 550 kal di setiap cangkirnya. Jumlah ini hampir sepertiga dari jumlah kalori yang Anda butuhkan sehari-hari. Maka dari itu, mengonsumsi santan secara berlebihan dapat membahayakan kesehatan tubuh.


  • Menyebabkan Kontipasi



Pada beberapa orang, mengonsumsi santan secara berlebihan dapat menyebabkan masalah pencernan, seperi perut kembung dan sembelit. Hal ini disebabkan karena, santan tidak memiliki kandungan serat yang cukup untuk membantu saluran pencernaan Anda. 


  • Menaikan Berat Badan



Selain makanan yang diolah melalui proses penggorengan, makanan yang mengandung santan juga dapat mengacaukan diet Anda. Santan memiliki kandungan lemak jenuh dan kalori yang tinggi, sehingga dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Maka dari itu, usahakan untuk mengonsumsi santan dalam porsi yang cukup agar berat badan tetap terjaga.


  • Malabsorpsi Fruktosa



Malabsorpsi fruktosa adalah suatu kondisi dimana terjadinya penumpukan fruktosa di dalam tubuh. Santan memiliki kandungan poliol dan mono-sakarida yang dapat meningkatkan risiko gangguan usus. Hal ini disebabkan karena kandungan gula yang terdapat pada santan, sehingga memicu pertumbuhan bakteri pada usus kecil. Pada akhirnya, terjadi penyebaran fruktosa yang tidak merata yang manyebabkan berbagai gangguan pada sistem pencernaan.

Baca Juga : Cara Ampuh Cegah Diabetes dengan Mudah

https://lingshenyao.id/obat-herbal-endometriosis/
Disqus Comments