Tuesday, June 11, 2019

Jenis Gula yang Menyebabkan Gula Darah Naik


Banyak yang mengira bahwa penderita diabetes (kencing manis) tidak boleh mengonsumsi gula sama sekali. Namun, pada kenyataannya penderita diabetes masih boleh mengonsumsi gula, asalkan jumlahnya dibatasi agar tubuh mendapatkan asupan nutrisi penting lainnya. Perlu Anda ketahui bahwa jenis gula yang menyebabkan diabetes adalah gula murni yang terbuat dari tebu, seperti gula pasir dan gula coklat (brown sugar). Hal tersebut disebabkan karena, kedua jenis gula tersebut  sangat cepat diserap oleh tubuh, sehingga apabila dikonsumsi secara berlebihan dapat meningkatkan kadar glukosa (gula) darah Anda. Meskipun begitu Anda tidak perlu khawatir, karena saat ini sudah banyak tersedia berbagai macam gula khusus untuk penderita diabetes.

Ada beberapa jenis pengganti gula yang cocok untuk penderita diabetes, setiap produk gula yang berbeda, memiliki khasiat dan kandungan yang juga berbeda. Maka dari itu, Anda harus memilih dengan cermat produk gula yang dijual di pasaran. Berikut jenis pengganti gula untuk penderita diabetes :

  • Sakarin


Sakarin merupakan pemanis buatan yang sudah dikenal sejak lama. Pemanis buatan ini memiliki rasa yang jauh lebih manis dibandingkan gula biasa. Namun Anda perlu memerhatikan takaran pemanis ini, sebab saat ini mulai banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa  mengonsumsi sakarin dapat menyebabkan kelebihan berat badan (obesitas). Akan tetapi sejauh ini penggunaan sakarin dalam takaran yang pas masih diperbolehkan oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).


  • Sukralosa



Sukralosa merupakan jenis pemanis buatan yang memiliki tingkat kemanisan 600 kali lebih manis dibandingkan gula biasa. Meskipun begitu, hanya sedikit sekali kandungan sukralosa yang diserap oleh tubuh, sehingga Anda tidak perlu cemas. Selain itu, pemanis buatan ini juga memiliki jumlah kalori yang sangat rendah, sehingga dapat disebut dengan non-nutritif. Sukralosa merupakan jenis pemanis buatan yang mudah didapatkan di pasaran, karena sudah banyak yang memproduksi pemanis buatan ini.


  • Stevia



Stevia merupakan jenis pemanis buatan yang diekstrak dari tanaman stevia. Tanaman ini tumbuh di negara-negara dengan iklim tropis dan subtropis, termasuk Indonesia. Meskipun stevia merupakan pendatang baru dalam jajaran gula pengganti untuk diabetes, Anda dapat menemukan berbagai produk pemanis dari stevia. Pemanis buatan ini juga bebas gula dan kalori, sehingga aman bagi penderita diabetes.

Baca Juga : Bahaya Kelebihan Potasium


  • Aspartam



Aspartam merupakan jenis pemanis buatan yang memiliki jumlah kalori sangat rendah dan bebas gula, rasanya 200 kali lebih manis dibandingkan gula biasa. Namun, BPOM mengingatkan bahwa orang yang mengidap atau berisiko tinggi terkena diabetes tidak boleh mengonsumsi pemanis buatan ini secara berlebihan, yakni dengan batasan 50 mg per kilo gram berat badan Anda. Dalam sehari Anda tidak dianjurkan utuk mengonsumsi aspartam lebih dari 2,5 gram.

https://lingshenyao.id/obat-kanker-payudara/


Disqus Comments