Friday, May 31, 2019

Ini Dia Alasan Mengapa Perokok Pasif Lebih Bahaya


Fakta mengatakan bahwa, pada dasarnya merokok merupakan suatu hal yang sangat buruk untuk kesehatan Anda dan juga kesehatan orang di sekitar Anda. Ketika seseorang sedang merokok, sebagian besar asap rokok tersebut tidak masuk ke paru-paru perokok. Akan tetapi, sebagian besar asap rokok tersebut dilepaskan ke udara, sehingga terhirup oleh perokok pasif. Meskipun tidak merokok secara langsung, namun hal tersebut dapat menjadi alasan perokok pasif lebih bahaya. Semakin sering seseorang menghirup asap rokok, maka semakin tinggi pula risiko terjadinya gangguan kesehatan yang akan dialami.

Kasus kematian akibat asap rokok merupakan masalah yang terjadi di seluruh dunia. Badan Kesehatan Dunia atau WHO, memperkirakan terdapat sekitar 7 juta jiwa di setiap tahunnya yang mati akibat penyakit yang ditimbulkan oleh asap rokok. Sekitar 890.000 kasus kematian tersebut terjadi pada perokok pasif secara global.

Bahaya Asap Rokok


Asap rokok mengandung beberapa jenis bahan kimia, seperti benzene (yang ditemukan dalam bensin), hidrogen sianida (gas yang sangat beracun), karbon monoksida (gas beracun yang terdapat pada kenalpot mobil), dan formaldehida (bahan pengawet yang biasanya digunakan untuk mayat).

Baca Juga : Bahaya Infeksi Saluran Kemih

Berikut bahaya asap rokok untuk beberapa golongan :


  • Bahaya Asap Rokok untuk Anak-Anak


Bagi Anda para orangtua, sebaiknya jauhkan anak Anda dari asap rokok. Anak-anak yang sering terpapar asap rokok lebih berisiko dalam terkena asma, alergi, pilek, batuk, meningitis, infeksi telinga, hingga sindrom kematian bayi mendadak. Selain itu, bahaya asap rokok juga dapat mempengaruhi kemampuan akademik anak menjadi rendah. Merokok juga merupakan contoh yang buruk untuk manak-anak, karena dikhawatirkan mereka akan meniru ketika besar nanti.


  • Bahaya Asap Rokok untuk Orang Dewasa yang tidak Merokok


Menghirup asap rokok secara pasif, dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena penyakit kanker paru-paru, yakni sebesar 25 persen. Tak hanya itu, perokok pasif juga bisa terserang penyakit jantung koroner. Penyakit tersebut dapat menyebabkan nyeri dada, gagal jantung, dan serangan jantung. Asap rokok yang terhirup juga dapat menyebabkan pengerasan arteri (aterosklerosis). Hal tersebut dapat disebabkan oleh lemak, kolesterol jahat, serta zat berbahaya lainnya. Pengerasan arteri dapat menyebabkan aliran darah tersumbat akibat penyempitan pada pembuluh darah.


  • Bahaya Asap Rokok untuk Ibu Hamil


Bahaya asap rokok untuk Ibu hamil adalah, meningkatkan risiko terjadinya komplikasi seperti berat badan bayi di bawah rata-rata, bayi lahir mati, dan keguguran.

https://lingshenyao.id/obat-kanker-rahim/
Disqus Comments