Sunday, March 17, 2019

Gejala Maag Kronis yang Perlu Anda Ketahui


Maag sebenarnya merupakan suatu istilah yang biasanya orang-orang gunakan untuk menggambarkan gangguan lambung yang diderita, seperti GERD (penyakit asam lambung), tukak lambung, hingga iritasi usus (irritable bowel syndrome). Gejala maag pada unumnya ditandai dengan sakit perut, dada dan tenggorokan panas, perut kembung, mulut terasa asam, serta mual dan muntah. Tak jarang, maag diabaikan begitu saja oleh penderitanya sehingga maag menjadi parah. Hal tersebut tentu saja akan berdampak buruk untuk kesehatan tubuh. Maka dari itu, kenali penyakit maag yang sudah parah (maag kronis) dan cara mengatasinya, seperti yang akan dijelaskan dibawah ini.

Gejala maag kronis yang perlu Anda waspadai :

  • Rasa sakit pada perut bagian atas
  • Saluran cerna terasa tidak nyaman
  • Mual dan muntah
  • Perut kembung dan begah setelah selesai makan
  • Nafsu makan berkurang
  • Kesulitan menelan
  • Berat badan menurun
Gejala-gejala tersebut, biasanya akan membaik setelah melakukan pengobatan. Akan tetapi, pengobatan tersebut harus dilakukan secara terus menerus. Karena jika tidak diobati, kondisi maag kronis akan terjadi berulang-ulang selama bertahun-tahun. Selain itu, gejala maag kronis yang semakin parah, dapat menimbulkan pendarahan dan komplikasi. 

Berikut komplikasi yang disebabkan oleh gejala maag kronis :

  • Gastritis Atrofi

Maag kronis yang sudah parah, dapat berkembang menjadi penyakit gastritis atrofi. Hal tersebut terjadi ketika peradangan kronis pada dinding lambung menyebabkan hilangnya lapisan dinding lambung.

  • Tukak Lambung

Tukak lambung disebabkan oleh, adanya peradangan atau luka pada didnding lambung dan usus 12 jari. Penderita tukak lambung akan merasakan nyeri berat pada lambung.

  • Kekurangan Vitamin B12

Ketika maag kronis berkembang menjadi gastritis atrofi, kondisi tersebut juga dapat menyebabkan penyerapan vitamin B12 dalam perut tidak berjalan dengan baik.

  • Anemia

Semakin parah iritasi yang terdapat pada lambung, dapat menyebabkan pendarahan kronis di lambung. Hal tersebut membuat penderita maag kronis kekurangan darah dalam jumlah yang banyak sehingga terjadi anemia.

  • Kanker Lambung

Pada dasarnya, kanker lambung stadium awal memang tidak menimbulkan gejala. Namun, ada beberapa gejala yang harus anda waspadai, yaitu pencernaan yang bermasalah, nyeri ulu hati, mual dan muntah, tidak nafsu makan, cepat kenyang, dan berat badan berkurang. Deteksi kanker lambung sejak dini merupakan hal yang penting, agar dapat segera ditangani dan lebih mudah untuk disembuhkan.

Untuk menghindari maag, Anda perlu menerapkan gaya hidup sehat seperti mengatur pola makan, tidak makan sembarangan, berolah raga secara teratur dan hindari stres yang berlebihan. Selain itu, Anda juga dapat mengonsumsi obat maag untuk meredakan gejala maag yang Anda alami.




Disqus Comments