Tuesday, February 26, 2019

Nyeri Sendi? Kenali Perbedaan antara Asam Urat dan Rematik


Asam urat dan rematik memang menimbulkan gejala yang sama sehingga kerap membuat seseorang bingung. Gejala yang timbul baik pada asam urat ataupun rematik adalah nyeri di area sendi. Namun, faktanya asam urat dan rematik adalah dua penyakit yang berbeda dan penyebabnya pun berbeda. Dalam ulasan ini akan menjelaskan perbedaan asam urat dan rematik.
Pada dasarnya, perbedaan antara asam urat dan rematik adalah lokasi peradangan yang terjadi pada sendi. Penyebab terjadinya asam urat adalah menumpuknya kadar asam urat berlebih dalam sendi, tulang maupun jaringan tubuh. Nyeri yang dirasakan ketika mengalami asam urat biasanya muncul secara tiba-tiba dan menyerang jempol kaki atau persendian kaki baik sebelah kaki ataupun keduanya.
Sedangkan penyebab rematik adalah adanya peradangan kronis pada sendi di kedua sisi tubuh, dan adanya kekakuan sendi sehingga akan mengganggu pergerakan anda. Rematik juga menyebabkan pembengkakkan dan rasa panas pada bagian sendi yang nyeri. Gejala tersebut tentunya juga dirasakan oleh penderita asam urat
Selain itu, terdapat beberapa perbedaan lain antara asam urat dan rematik. Diantaranya :

  • Perbedaan Faktor Risiko

Asam urat lebih banyak menyerang orang dewasa terutama yang mengalami obesitas, dan lebih banyak ditemukan pada pria. Salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya asam urat adalah mengonsumsi minuman manis atau minuman beralkohol. Sedangkan rematik, lebih sering menyerang kelompok lanjut usia (lansia) yang lebih dari 60 tahun. Meskipun begitu, rematik juga bisa menyerang anda yang berusia muda. Berbeda dengan asam urat, rematik lebih banyak ditemukan pada wanita.

  • Perbedaan Penyebab

Pada dasarnya, penyebab utama terjadinya asam urat adalah terlalu banyak zat purin yang menumpuk di dalam tubuh. Daging, jeroan, makanan laut, roti dan pasta merupakan contoh makanan yang mengandung banyak purin. Sedangkan rematik umumnya disebabkan oleh faktor genetik. Pemicu rematik masih belum diketahui secara jelas, kebiasaan merokok dan infeksi virus diduga sebagai pemicu munculnya gejala rematik.

  • Perbedaan Tingkat Keparahan

Gejala asam urat bisa dikendalikan dengan mengatur pola makan yang sehat. Anda cukup menghindari makanan yang tinggi purin dan yang mengandung alkohol. Selain itu, obat-obatan dari dokter juga akan meredakan gejala asam urat yang anda alami.
Sedangkan, kekakuan pada sendi ketika mengalami gejala rematik akan sangat mengganggu aktivitas anda. Meskipun rematik tidak bisa disembuhkan, dokter akan memberi pilihan untuk mengobati dan meringankan gejala rematik yang anda rasakan.

Disqus Comments